Pilihan Makanan Sehat & Bergizi Untuk Bayi Berusia 4–12 Bulan

21 September 2019 Pilihan Makanan Sehat & Bergizi Untuk Bayi Berusia 4–12 Bulan

Asupan nutrisi bayi usia di bawah 6 bulan masih bergantung pada ASI, sehingga ibu menyusui juga harus memperhatikan makanan sehat yang dikonsumsi untuk menjaga kuantitas dan kualitas ASI. Tapi, bagaimana bila anak sudah mencapai usia 6 bulan dan mulai mengonsumsi makanan padat?

Berikut ini adalah beberapa bahan makanan kaya nutrisi yang sangat baik diberikan sebagai MPASI untuk bayi.

1.Alpukat

Alpukat kaya lemak tak jenuh yang sehat dan sangat baik bagi pertumbuhan otak. Komposisi lemak sehat dalam alpukat mirip dengan komposisi lemak dalam ASI. Cara menyiapkan alpukat untuk makanan bayi juga sangat mudah moms, hanya perlu menghaluskan alpukat matang dan mencampurkannya dengan sedikit ASI atau susu formula bayi untuk mendapatkan konsistensi yang halus dan mudah ditelan oleh bayi.

2.Ubi Jalar

Ubi jalar kaya beta karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A, vitamin yang sangat penting untuk penglihatan dan pertumbuhan bayi, dan melindungi bayi dari infeksi. Selain itu, ubi jalar juga kaya vitamin C dan berbagai mineral seperti zat besi yang penting bagi perkembangan otak bayi. Ubi jalar yang telah matang hanya perlu dihaluskan hingga cukup lembut untuk ditelan bayi.

3.Pisang

Pisang kaya akan potasium, vitamin B6, vitamin C, kalsium, dan zat besi. Jenis pisang yang bisa diberikan untuk bayi di antaranya adalah pisang susu, pisang ambon, dan pisang emas. Untuk menyajikan pisang pada si kecil, moms bisa mengerok pisang dengan sendok atau menghaluskan potongan pisang dengan blender.

4.Brokoli

Brokoli kaya serat, folat, dan kalsium. Rasa brokoli memang cukup kuat, tapi memperkenalkan brokoli sejak dini akan membantu memperkenalkan bayi pada cita rasa baru dan menumbuhkan rasa suka bayi akan sayuran. Untuk menyajikan brokoli kukus hingga empuk dan potong dengan ukuran kecil agar aman dikonsumsi bayi.

5.Daging

Daging ayam, sapi atau ikan kaya protein, zat besi, vitamin B6, seng, niacin, dan riboflavin. Mengingat daging termasuk sulit dikunyah, sebaiknya daging baru diberikan setelah bayi berusia 7-10 bulan ke atas. Moms bisa menyajikan daging dalam sup atau sajian lain yang memudahkan si kecil menikmati daging.

6.Labu Kuning

Labu kuning kaya akan vitamin c dan beta karoten, sehingga baik untuk menjaga kesehatan penglihatan bayi. Sebelum disajikan pada bayi, labu kuning bisa diolah dengan cara dipanggang atau dikukus, lalu dihaluskan hingga mudah ditelan bayi.

7.Bayam

Dengan kandungan zat besi dan folatnya yang tinggi, bayam merupakan salah satu sayuran yang sangat baik disajikan untuk bayi. Bayam bisa disajikan pada bayi setelah dikukus dan diblender hingga halus.

8.Apel

Apel mengandung vitamin A & C, kalsium, fosfor, kalium, dan magnesium yang sangat baik untuk bayi. Kukus apel yang telah dipotong kecil-kecil selama sekitar 3 menit. Setelah itu, haluskan apel dengan garpu atau blender. Apel bisa diberikan pada bayi berusia 6 bulan ke atas.

9.Pepaya

Pepaya sangat baik untuk pencernaan bayi karena kandungan serat dan enzim papain yang terkandung di dalamnya. Selain itu, pepaya juga kaya vitamin A, C, E, dan folat. Sebelum disajikan pada bayi, pepaya cukup dibersihkan dan dihaluskan hingga lembut.

10.Jeruk

Rasa dari buah yang kaya akan vitamin C dan zat antioksidan ini sangat disukai oleh bayi. Moms bisa memberinya sebagai finger food (camilan).

Sumber : Alodokter & Lemonilo