Moms, Ini Alasan Kenapa Si Kecil Harus Melewati Fase Merangkak dan Merayap

11 August 2021

 

(sumber: https://www.freepik.com/free-photo/happy-child-orange-sweater-plays-with-feather-floor_1471552.htm#page=1&query=kid%20crawling&position=0)

Pernahkah Moms & Dads mendengar, “Anakku bisa langsung jalan tanpa merangkak lho!”

Tidak sedikit para orangtua bangga jika anaknya bisa berjalan atau bahkan berlari tanpa melewati fase merangkak. Padahal, Anda perlu sedikit khawatir jika anak Anda tidak mengalami fase merangkak.

Kenapa? Ada 5 alasannya, mulai dari alasan menguatkan otot hingga bisa berpengaruh pada kemampuan otak.

Untuk tahu lebih lengkapnya, yuk simak info berikut ya Moms & Dads.

  1. Membantu Mempersiapkan Otot dan Kestabilan Gerak

Merangkak atau crawling merupakan salah satu fase yang perlu setiap anak lewati sebelum berjalan. Di fase ini, bayi akan bertumpu pada kekuatan dan kestabilan anggota badannya sendiri. Misalnya kekuatan dan kestabilan pundak dan leher untuk menopang kepala.

Seiring dengan perkembangannya, saat merangkak bayi bisa mengontrol pergerakan tangan untuk:

  • Makan.

  • Mewarnai.

  • Bermain.

  • Menulis.

  • Mengenakan pakaian mereka sendiri.

  1. Membantu Pembentukan Soket Pinggang

Merangkak bisa membantu untuk membentuk dan menguatkan pinggang.

Bagaimana bisa? Saat merangkak, kaki dan pinggang akan bergerak secara berirama. Alhasil, pinggang buah hati Anda akan lebih terbentuk dan lebih kuat.

Lalu apa fungsinya? Jika pinggang bayi terbentuk dengan baik, maka bayi Moms & Dads akan memiliki postur tubuh yang lebih baik. Di sisi lain, anak Anda juga akan memiliki keseimbangan yang lebih baik ketika berjalan.

  1. Memaksimalkan Perkembangan Otak

Pada dasarnya, merangkak ada 2 jenis, yaitu menggunakan perut (untuk anak di awal usia) dan kakitangan. Merangkak menggunakan kaki dan tangan ini bisa memaksimalkan perkembangan otaknya.

Bagaimana bisa? Di dalam otak, terdapat pita serabut saraf yang disebut dengan corpus callosum. Bagian tersebut memiliki peranan untuk perkembangan keseimbangan dan komunikasi.

Ketika bayi merangkak, maka kedua sisi tubuh akan bergerak secara seimbang. Pergerakan tersebut tidak hanya melibatkan kaki dan tangan tapi juga mata, telinga dan otot inti pada tubuh.

Karena hal tersebut, ketika otak terbentuk dengan baik, bayi Anda akan memperoleh manfaat berikut:

  • Fungsi kognitif lebih maksimal.

  • Lebih mudah memecahkan masalah.

  • Mudah belajar.

  1. Meningkatkan Kemampuan Motorik

Merangkak memungkinkan bayi Anda bisa meningkatkan keterampilan motorik baik motorik kasar maupun halus.

Apa hanya itu saja? Tidak.

Lewat merangkak, bayi bisa mengkoordinasikan tangan dan mata dengan lebih baik. Di sisi lain, merangkak membantu anak Anda lebih siap untuk belajar berjalan.

Untuk jangka panjang, kemampuan motorik berikut akan berkembang dengan baik:

  • Melempar bola.

  • Menulis.

  • Berlari.

  • Melompat.

  • Menggunakan dan membenarkan tata letak baju.

  1. Meningkatkan Kemampuan Problem Solving

Ketika anak Anda merangkak, anak akan mendapatkan view baru yang lebih luas. Pemandangan, seperti tata letak objek, akan membantu anak untuk fokus dan memperkirakan jaraknya.

Di sisi lain, melihat atau menemukan objek membantu anak untuk berpikir lebih luas. Misalnya, anak ingin mencapai dot yang ada di samping Anda. Buah hati Anda akan melihat sekelilingnya lalu mencari cara, seperti membuat jalur baru untuk merangkak dan sampai ke tujuan.

Karena alasan-alasan di atas, maka akan lebih baik jika anak melewati proses merangkak lebih dulu. Agar fase ini tidak terlewati begitu saja, Anda bisa membiasakan anak untuk crawling sejak kecil. Dengan begitu, perkembangan anak akan lebih optimal ya Moms & Dads.