Cara Mencegah Anak Terkena Penyakit Diare

16 October 2021

https://www.freepik.com/premium-vector/boy-suffering-from-constipation-toilet_3790370.htm?query=diarrhea 

Tidak bisa dipungkiri, anak-anak sangat rentan terkena diare. Meski sering disepelekan, nyatanya diare sangat berbahaya. Untuk itu, Moms & Dad perlu melakukan upaya pencegahan.

Diare sendiri merupakan kondisi di mana frekuensi BAB menjadi lebih sering daripada biasanya. Tanda anak mengalami diare salah satunya yaitu feses yang keluar jauh lebih encer.

Berdasarkan pola penyebab kematian semua umur, diare merupakan penyebab kematian peringkat ke-13 dengan proporsi 3,5%. Sedangkan berdasarkan penyakit menular, diare merupakan penyebab kematian peringkat ke-3 setelah TB dan Pneumonia. 

Pertanyaannya, bagaimana cara mencegah diare pada anak? 

Sebelum membahas upaya pencegahan diare pada anak, mari ketahui terlebih dahulu faktor-faktor penyebab diare.

Faktor Penyebab Diare pada Anak

Diare sangat mengganggu dan membuat anak merasa tidak nyaman. Terkadang, diare juga dapat menyebabkan kram perut atau bahkan dehidrasi karena terlalu banyak cairan yang keluar dari tubuh melalui BAB.

Jumlah bayi yang terkena diare juga sangat banyak. Proporsi terbesar penderita diare pada balita adalah kelompok umur 6 – 11 bulan yaitu sebesar 21,65%, sedangkan proporsi terkecil pada kelompok umur 54 – 59 bulan yaitu 2,06%.

Secara umum, diare terjadi karena adanya infeksi pada usus. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari infeksi bakteri, parasit, ataupun virus, khususnya rotavirus. Diare juga dapat terjadi karena pola hidup yang kurang sehat atau adanya efek samping obat-obatan. 

Tubuh anak yang masih belum memiliki kekebalan cukup untuk melawan virus juga menyebabkan anak-anak lebih rentan terserang diare. Tak hanya itu, sistem pencernaan anak-anak juga masih cenderung sensitif.

Cara Mencegah Diare pada Anak-Anak

dr. Marsha H. Kay, MD menyebutkan, diare bisa saja menyerang anak-anak dari berbagai usia. Sebelum anak mengalami diare dan menjadi lebih berbahaya, sebaiknya Mom & Dad melakukan upaya pencegahan. Seperti sebuah pepatah yang mengatakan "Mencegah lebih baik daripada mengobati". 

Untuk mencegah terjadinya diare pada anak, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

  • Memberikan anak vaksin rotavirus

  • Mengajarkan anak agar rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, terlebih setelah BAB dan sebelum makan

  • Menjaga kebersihan di sekitar rumah dan kamar mandi

  • Selalu mencuci peralatan masak, khususnya setelah memotong ayam atau daging dengan baik

  • Selalu mencuci buah dan sayur dengan baik sebelum Anda membeeikannya kepada anak

  • Setelah membeli daging mentah segera masukkan ke dalam kulkas

  • Hindari minum air yang mentah atau air sungai kecuali jika tenaga medis sudah memastikan aman

  • Jika memiliki hewan peliharaan, pisahkan antara area makan keluarga dengan area makan hewan peliharaan

Penutup

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan jika diare bukan penyakit yang dapat disepelekan. Bahkan menjadi salah satu penyebab kematian anak terbanyak setelah penyakit hati dan tuberkulosis. Untuk itu, diperlukan adanya upaya pencegahan agar anak tidak mengalami diare.

Untuk mencegah diare, pada dasarnya kita hanya perlu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Moms & Dads juga dapat mengikuti beberapa cara di atas. Jangan lupa untuk membagikan cara mencegah anak dari diare ke anggota keluarga yang lain agar upaya pencegahan semakin maksimal dan anak terhindar dari diare.