Cara Merawat Kulit Anak yang Sensitif

14 October 2021

=======

<a href='https://www.freepik.com/photos/background'>Background photo created by onlyyouqj - www.freepik.com</a>

Secara umum, bayi dan anak kecil memiliki kulit yang lebih sensitif dari orang dewasa dan anak-anak yang lebih besar. Namun, beberapa anak pun memiliki kulit yang lebih sensitif dari sebayanya.

Jika kulit anak kita sensitif, bagaimana cara merawat? Yuk baca sampai akhir dan ikuti tips serta triknya, Moms dan Dads!

Tanda si kecil memiliki kulit sensitif

Apa saja tanda-tanda bahwa si kecil memiliki kulit yang lebih sensitif dari biasanya? Jika kulit si kecil sesuai dengan tanda-tanda berikut, maka besar kemungkinan ia memiliki kulit yang sensitif:

  1. Reaksi negatif setelah mandi menggunakan sabun

Kebanyakan sabun bayi sudah produsennya sesuaikan agar tidak mengiritasi kulit. Namun jika kulit si kecil masih menunjukkan reaksi setelah menggunakan sabun bayi (misalnya timbul gatal atau ruam), maka kemungkinan si kecil berkulit sensitif.

  1. Reaksi negatif setelah memakai lotion

Ruam atau gatal dari lotion biasanya timbul karena kulit si kecil sensitif dengan kandungan pewangi atau bahan-bahan lainnya.

  1. Reaksi atau perubahan pada kulit setelah menggunakan baju atau diselimuti

Sisa deterjen atau pewarna pakaian dapat mengiritasi kulit yang sensitif pada bayi dan anak-anak kecil.

Selain tanda-tanda di atas, jika si kecil menunjukkan reaksi pada kulitnya setelah berinteraksi dengan deterjen, tinta/pewarna pakaian, sabun, atau parfum/pewangi, maka ini menunjukkan bahwa kulitnya sensitif.

Apa yang harus Moms dan Dads lakukan jika kulit si kecil sensitif?

<a href='https://www.freepik.com/photos/baby'>Baby photo created by onlyyouqj - www.freepik.com</a>

Pertama, Moms dan Dads harus mengetahui terlebih dahulu bahan apa saja yang bisa memicu iritasi atau sensitivitas pada kulit si kecil.

Kemudian, Moms dan Dads bisa ikuti tips dan trik ini:

  • Jauhi menggunakan deterjen pakaian yang menggunakan pewangi atau pewarna.

Beberapa deterjen mengandung pewangi pakaian atau pewarna cair yang bisa mengiritasi kulit sensitif. Moms bisa cari deterjen yang memiliki label khusus untuk kulit sensitif.

  • Gunakan sabun lembut yang disediakan khusus untuk kulit bayi sensitif.

  • Selalu cek kekeringan popok dan bajunya.

Jangan biarkan popok dan baju basah menempel di kulit terlalu lama, karena bisa menimbulkan iritasi. Senantiasa cek dan langsung ganti ya, Moms.

  • Bersihkan area kulit yang terdampak

Bersihkan dengan air hangat dan lap lembut area kulit yang bereaksi. Karena bisa jadi ada sisa sabun atau bahan tertentu yang masih tersisa di kulitnya dan menimbulkan iritasi.

  • Menjaga kelembaban kulit

Selain karena basah terlalu lama, kulit yang kering juga bisa menimbulkan iritasi. Moms dan Dads bisa konsultasi dengan dokter anak untuk membeli lotion atau moisturizer yang baik untuk kulit sensitif si kecil.

  • Menggunakan krim atau obat dari dokter

Jika kondisi berlanjut, Moms dan Dads harus langsung hubungi dokter, ya. Kemudian, kita gunakan krim atau obat dari dokter sesuai dengan aturan yang diberikan.

Kesimpulan

Bayi dan anak kecil memiliki kulit yang lebih sensitif. Namun, beberapa anak memiliki kulit yang lebih sensitif lagi dari sebayanya.

Untuk merawat kulit sensitif, Moms dan Dads harus mencari tahu bahan atau zat yang mengiritasi kemudian menjauhkannya dari jangkauan si kecil. Kemudian, Moms dan Dads juga bisa mengikuti tips-tips yang telah kami berikan. Jika kondisi berlanjut atau si kecil demam, jangan tunda untuk segera ke dokter, ya!

Yuk, ikuti terus info-info parenting lainnya di lumba.id!